Kategori

Dalam bahasa sanskrit, agama berarti pendekatan, pembelajaran, teori-teori. Maksud substansial dari istilah ini adalah, daya upaya manusia menangkap maksud dari misteri besar penciptaan. Kata ini kemudian masuk dalam kosa bahasa Indonesia dengan makna sistem yang mengatur tata keimanan kepada Sang Maha Pencipta. Terjadi perubahan bentuk dari kata kerja menjadi kata benda. Seiring berdirinya tata keimanan yang dilembagakan demi tujuan politik dan ekonomi. Jika ditelusur lebih lanjut, peralihan arti kata itu, rupanya turut mengubah pola berpikir pengguna bahasa, mengenai keberadaan dirinya dalam adegan besar penciptaan. tentang bagaimana memahami darimana saya, siapa dan apa tujuan saya di bumi, lalu akan kemana selanjutnya.

Awalnya, misi-misi itu merupakan upaya yang sinambung dan utuh. Bahwa mandi ya agama, makan ya agama, bercukur hingga tidur ya agama. Ihktiar tak putus untuk terus mencari tahu keinginan Tuhan terhadap makhluknya. Hanya saja, pergerakan jaman telah menempatkan kerja-kerja pemahaman itu pada kategori yang tertentu saja. Tidak ada agama dalam biologi, tidak terdapat diskusi tentang Tuhan dalam antropologi, fisika, matematika dan sebagainya. Semua dipilah-pilah, dicerabut dari inti bahasan dan tujuan. Benar, bahwa kategorisasi itu penting, bagi manusia guna mencicil pengertian terhadap semua hal. Manusia itu makhluk pengangsur, apapun dikredit. Tapi itu hanya sebagai metode untuk belajar. Kategorisasi bukan tujuan, namun lebih ke cara, agar orang bisa memahami segala sesuatunya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s