Perubahan

Nyaris pada tiap penggal jaman, cara berpakaian dan berbahasa, digunakan sebagai salah satu tolok ukur perubahan keadaan. Beralihnya tatanan gaya hidup lama pada kemasan baru. Orang menyebutnya “mode”. Berasal dari kata “modus” yang artinya ukuran atau cara.Merujuk pada sekian siasat manusia, untuk beradaptasi dengan perubahan alam, lewat kemampuan budi dan dayanya.

Cara berpakaian dan berbahasa memang bukan indikator dominan untuk membaca perubahan masa. Tapi, keduanya adalah faktor yang kentara dan dekat dengan keseharian, yang kadang terabaikan. Sama seperti jumat ini, ketika batik tak lagi dipakai pada upacara atau peristiwa adat, namun beralih menjadi busana kerja. Pemakainya tidak pula memakai ujaran kromo inggil mlipit, sebagaimana priyayi di abad 18.

Perubahan, memang kerap tak disadari. Pergerakan jaman itu halus dan licin layaknya belut. Sulit ditangkap mata, hanya menyisakan kaget, “Oh, ternyata waktu cepat berlalu”.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s