Kakus

Perdagangan, tidak hanya berkisar pada transaksi barang dan fungsi yang diukur dengan alat penentu harga. Lebih dari itu, perniagaan juga soal tukar menukar istilah. Begitu sebuah barang terbeli, maka seseorang juga mesti pasrah untuk terkuasai sejumlah peristilahan yang terkandung didalamnya. Aktifitas membeli atau memiliki sesuatu, kemudian menjadi salah satu gerbang orang, memasuki ruang cara berpikir baru.

Bila seseorang membeli perangkat yang disebut sebagai smartphone, akan ada sekian gaya hidup yang berubah. Terdapat sejumlah pengertian-pengertian yang dulu pernah diyakini, kemudian mengalami pergeseran. Terutama pada definisi smart dan phone. Smart itu bukan lagi kemampuan anak sekolah dasar yang sukses mengerjakan soal-soal matematika, hingga mendapat nila 100. Phone itu tidak hanya perangkat penghantar suara pada rentang jarak tertentu. Definisi-definisi baru akan menyeruak melahirkan cara-cara berpikir yang juga anyar. Sinambung dengan itu, alam bawah sadarnya, juga dipaksa halus untuk tidak mendebat “Jika ada smartphone, lalu stupidphone-nya mana?”.

Karena kondisi yang demikian, mau tidak mau saya harus memaklumi, ketika seorang satpam kebingungan menjawab pertanyaan saya, pada suatu hari di bandara Soekarno Hatta. “Pak, kakus di sebelah mana?”. Dahinya mengerut, lalu berkata dengan terbata-bata “Ka…kus?”. Barangkali, pak satpam itu menganggap saya sebagai orang aneh, ketinggalan jaman dan terbelakang. Sebab, hari-hari ini, kakus sudah punah. Seiring bergantinya alat dan cara orang untuk buang air besar. Kakus adalah benda kuno, semenjak istilah kloset dan toilet merangseknya. Sebutan kamar mandipun nyaris hilang di ruang-ruang publik, beralih dengan nama restroom. Bisa jadi, pak satpam yang saya hadapi tadi, ingin balik bertanya, akibat penggunaan kata-kata saya yang tidak mengikuti pembaruan. Kemungkinan, batinnya mendesis “Sampeyan ini, berasal dari pedalaman mana, sih?”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s