Gumam

“Kita ini mengenaskan!” ujar lelaki itu memecah kebisuan. “Atau justru mengharukan?” tatapan matanya tajam, menyapu raut-raut lelah tiga pemuda yang lain.

“Walaupun dikitari hal-hal yang misterius, kita masih bersikeras untuk bertahan hidup! Menebak-nebak nasib dengan sejumlah harapan. Tetap menjajal keberuntungan untuk lolos dari tiap bahaya, meski tahu, bahwa kegagalan, kesialan, bahkan kematian merupakan sesuatu yang niscaya! Mereka tidak dapat ditipu dan terus mengintai. Tapi sudahlah, bukankah sejak awal kita tahu, bahwa satu-satunya penyebab kematian adalah kehidupan itu sendiri?”.

Di luar, hujan makin mengganas. Benturan jarum-jarum air pada atap seng, di rumah tempat mereka berteduh, menghasilkan kegaduhan yang terdengar mengancam. Malam merayap, udara dingin menyelinap, persis kawanan ular yang menyusup diam-diam mengincar mangsa. Angker menggiriskan!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s