Bersyukur

Tidak semua orang yang berkerumun di lokasi kecelakaan lalu lintas bermaksud menolong. Sebagian dari mereka hanya berniat menonton. Kenahasan kerapkali tampak layaknya pertunjukkan. Memantik rasa ingin tahu dan menarik perhatian. Ada yang bertanya tentang musabab kejadian, sementara sisanya saling berbisik mengenai keadaan si penyintas, atau cukup diam sembari sibuk dengan pikiran masing-masing.

Secara alamiah, manusia tertarik pada sesuatu yang dapat membangkitkan keharuan perasaan. Barangkali, dalam keadaan seperti itu, batin lebih peka hingga mudah instrospeksi. Bahkan tak sedikit yang merasa lebih beruntung, sebab tidak turut terserempet keapesan.

Kontras sekaligus ironis. Namun begitulah yang lazim berlaku. Sejumlah orang malah bisa bersyukur atas kahanan dirinya, justru setelah menyaksikan tragedi yang menimpa pihak lain. Wolak-waliking dunyo!

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s