Lupa

Gerakan menolak lupa semakin gencar bila bulan puasa tiba. Televisi dan radio mengumumkan rutin. Gegap gempita. Nyaris tak ada satu haripun yang terlewat. Tapi isinya bukan mengenai sengketa politik maupun kehebohan demokrasi sejenisnya, seperti yang lazim digunjingkan melalui media sosial pada hari-hari sebelumnya. Melainkan tentang isyarat jelang berbuka dan hitungan mundur menuju masa lebaran. Setidaknya, ini menangkis anggapan sinis yang pernah berkembang, bahwa bangsa ini gampang lupa. Lumayan, daripada hilang ingatan samasekali?

Konon begitulah. Untuk urusan harapan akan kebahagiaan, ingatan kerap susah ditidurkan. Beda perkara bila terkait soal penderitaan maupun potensi-potensi penyebabnya. Seringkali abai dan kurang waspada.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s