Netizen

netizen

Begitu banyak makhluk misterius yang gentayangan di Indonesia. Barangkali, jumlahnya sudah cukup untuk disusun menjadi semacam “Ensiklopedia Demit Nusantara”. Muncul nyaris tiap masa. Bentuknya beragam dengan kemampuan menakuti yang berbeda-beda. Dari yang paling sederhana, semisal pocong atau tuyul, hingga yang hibrida: perkawinan visual nan rumit dari beragam makhluk buas dan medeni bocah. Nama-namanya galib diambil dari istilah-istilah khas yang selaras dengan kelaziman bahasa di daerah itu.

Zaman saya masih ingusan, untuk menghambat anak-anak bermain hingga larut malam, orang-orang tua mendesas-desuskan cerita tentang Sarutil. Sejenis lelembut yang konon tinggi besar, berwajah ora mbejaji. Belis ini tidak segan-segan menculik anak-anak lalu diikat di rel lori pengangkut tebu, yang membujur di luar kampung. Sadis! Alhasil, dongeng itu berhasil membuat saya dan teman-teman sebaya terpengaruh, lantas ogah melanggar jam malam.

Sampai-sampai, kengerian negara terhadap satu ideologi tertentu pun diibaratkan layaknya terancam hantu. Komunisme, misalnya. Agaknya, hantu-hantu akan selalu diperlukan untuk mengendalikan apapun yang dinyana bakal mengganggu kemapanan. Keberadaannya bikin bergidik sehingga patut dihindari. Seringkali, fungsinya mirip juru hardik yang tak ramah dengan colekan jenis apapun. Sensitifitasnya setara dengan kegalauan emosi politisi tolol yang selalu kalah dalam pemilihan umum tapi tetap ngotot memasang wajah olahan photoshopnya di baliho perempatan pasar kabupaten. Mereka gampang murka dengan alasan yang ajaib. Sisi baiknya, orang yang waras jadi makin paham bahwa rasa malu di alam demokrasi ini, lebih langka ketimbang Anoa atau Badak Bercula Satu. Seakan-akan, bila mereka terusik, khalayak harus segera diperingatkan, “Berhati-hatilah dengan makhluk ini!”.

Bahkan di era internet, memedi-memedi itu tetap diproduksi. Wujudnya makin hampir mustahil digambarkan. Nggrambyang. Tapi kemampuannya kian ampuh. Salah satunya, kerap disebut-sebut oleh media online sebagai pihak yang mudah marah atau tersinggung. Gampang bergejolak serta heboh. Sohibul hikayat bilang, mereka enteng bereaksi terhadap berbagai topik, karena memiliki tingkat kepekaan perasaan yang amat tajam, bahkan jika dibanding alat penguji kehamilan paling tokcer sekalipun. Hanya saja, hantu yang satu ini mempunyai nama yang berasal dari Bahasa Inggris. Semacam siluman hibrida varietas baru. Populasinya tidak bisa dihitung pasti. Jika ada yang belum mengetahuinya, perkenalkan, nama makhluk tersebut adalah NETIZEN!

Advertisements

One thought on “Netizen

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s