Kesenangan

Dua karung semen yang bertumpuk di gendongan Gempal, dilemparkan begitu saja ke lantai hingga menghasilkan suara dentuman. Debu mengepul memedihkan mata. Gempal menyingkir beberapa depa supaya mendapat udara yang lebih bersih. Lalu, ia terlihat menekuk tubuhnya ke belakang, berusaha menghilangkan rasa nyeri yang menggerayangi pinggang. Setelah menyambar jeriken kecil dari sela-sela tumpukan besi calon tulang bangunan, Gempal duduk sembari menenggak air putih dari dalamnya, sekadar melenyapkan dahaga yang sedemikian menyiksa di hari yang terik itu.
“Sekali-kali, kamu harus ikut” Ujar Jangkung yang berdiri tak jauh dari tempat duduk Gempal. Jari-jari legamnya sibuk melukar jalinan benang yang terjahit di bagian atas karung semen. “Kamu perlu bersantai. Di sana tempat yang tepat”.
“Aku ndak tertarik. Bagiku itu hal yang sia-sia. Kalau mencari kesenangan mbok ya yang jelas-jelas saja” Jawab Gempal sambil melepas baju, membiarkan angin meredakan kegerahan yang meliputi badannya.
“Cobalah dulu. Seteguk dua teguk tuak bisa menghilangkan seluruh kelelahanmu. Hidup jadi enteng!”
“Dan membuatku tertawa-tawa kayak wong edan? Ah, Lupakan!”
Jangkung ngakak sambil menggeleng-gelengkan kepala.
“Ayolah, lupakan dulu seluruh masalah rumah tanggamu yang menyebalkan itu. Selepas kerja kita berangkat ke kedai itu. Senang-senang kita. Gimana?”
Sejenak Gempal terdiam. Hanya tangannya yang sibuk mengibas-ngibaskan baju untuk mengusir hawa panas yang terasa kian menyengat saja.
“Entahlah. Aku cuma ndak paham, kesenangan macam apa yang didapat dengan cara mabuk? Bagaimana bisa dikatakan senang, sedang kita saja tidak sadar saat menjalaninya? Bahkan itu semua akan sulit dijadikan sebagai ingatan yang indah. Lantas untuk apa? Kesenangan tahayul?”
“Ah, kau menanggapinya terlalu serius! Hidup ini cuma permainan belaka, Pal!”
“Mungkin begitu. Tapi permainan ini harus dimainkan dengan cara yang tidak main-main. Soalnya, masalah-masalah yang menimpa juga tidak kalah serius” Timpal Gempal seraya hengkang meninggalkan Jangkung yang masih belum berhasil membuka karung semen.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s