Beli

Ini zaman perdagangan. Penguasaan ditandai dengan kemampuan beli. Pasca pertukaran uang, apapun dianggap hak milik mutlak yang tak punya riwayat pengolahan. Benda dan jasa yang diniagakan terputus asal-usulnya, seperti muncul begitu saja di almari pajang warung penjual. Tak heran, jika sejumlah pengunyah nasi melupakan muasal beras yang mereka tanak, meremehkan peran petani seraya sinis dengan kegelisahannya, seakan-akan padi bisa tumbuh sendiri dari ubun-ubun kepala.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s