Hijab

Jilbab dan kerudung itu hanya untuk dijual di lapak-lapak pasar pinggiran yang apak serta murah. Pemakainya pun kalangan yang tak begitu mempertimbangkan kelayakan tata busana terkini. Sedangkan Hijab, dipampang pada wahana pajang mal-mal atau butik-butik bergengsi serta wangi, dengan harga nan memukau. Kini, muncul lagi “Hijab syar’i” dengan definisi yang lebih mentereng ketimbang istilah-istilah sebelumnya. Ini soal jurus berdagang. Pembubuhan label pada barang, agar pembeli merasa memiliki identitas kelas saat memakainya. Tujuannya adalah laba dan penjaringan kesetiaan konsumen. Lalu sejumlah orang menanggapinya terlalu serius, seakan-akan itu semua adalah urusan keabsahan perangkat keagamaan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s