Global

Saat orang-orang masih ulet berdebat soal nasionalisme, Google sudah mengaduk-aduk isi lampiran email penggunanya, Facebook makin tekun memetakan arah pemikiran pemakainya, Twitter kian giat merekam perilaku warganya. Pasukan alogaritma cerdik itu telah merintis lingkungan baru yang melampaui batas-batas negara, sekaligus mengusung tata nilai dan gaya hidup baru berjuluk globalisme. Tidak menutup kemungkinan, mesin-mesin maya itu pula yang akan mengusangkan konsep nasionalisme sebagaimana yang dipahami orang sekarang, lantas menyingkirkannya sebagai kenangan: tentang jargon-jargon politik nan gagah yang dipekikkan pada arena perselisihan soal ras, suku serta agama.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s