Passion

Kata “Passion” berasal dari bahasa Latin, “passionem” yang berarti, “suffering, enduring”. Dalam bahasa Indonesia, bisa disebut dengan “Derita, tangguh, tahan terhadap tekanan”. Kata ini mulai masuk dalam perbendaharaan bahasa Inggris sekitar abad ke-12. Dua ratus tahun sebelumnya, bahasa Perancis telah lebih dulu menggunakan dan menuliskannya dalam ejaan yang sama, “Passion”.

Narasi tentang penderitaan dan ketahanan Yesus saat memikul kayu salib, menjadi latar belakang kelahiran kata tersebut. Amanat peristiwa itu lazim diungkapkan dengan kalimat “Passion of the Christ”, yang pada 2004 dipungut Mel Gibson sebagai satu judul filmnya. Seiring waktu, “Passion” dimaknai sebagai kelapangan penerimaan manusia atas derita dan kesakitan, lalu berjuang menjinakkannya. Kata yang relatif setara untuk merepresentasikan ilustrasi itu adalah “legowo”, dari bahasa Jawa. Orang yang memiliki “Passion” artinya sanggup menderita serta tangguh menjalaninya.

Sering mendengar kata “Passion”, terutama yang diucapkan oleh penutur berbahasa Indonesia? Saya sering. Dan kerap bingung. Sebab “Passion” yang dia maksud, samasekali berbeda dengan makna dari bahasa aslinya.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s