Selfie

Swafoto atawa selfie, bukan hal aneh. Konon, di masa purba, orang mencari air untuk bercermin. Kemudian di waktu berikutnya, orang terdorong untuk melakukan hal serupa saat melintasi kaca etalase toko atau mendapati kaca mobil. Paling tidak, dia melirik ke perangkat berkaca tertentu sembari malu-malu memacak diri. Bedanya hanya pada sisi keterbukaan dan media yang dipakai saja. Dulu cenderung diam-diam menggunakan air maupun kaca, kini terang-terangan memakai kamera. Selfie adalah kewajaran yang menjadi bagian dari evolusi perilaku manusia. Sebab secara naluriah manusia gemar mengapresiasi diri sendiri. Memastikan penampilannya baik-baik saja. Selain pula, suka merekam peristiwa-peristiwa menyenangkan yang melibatkan dirinya, lalu menyimpannya sebagai kenangan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s